Indra Permana

Saturday, September 30, 2017

Spot Diving di NTT dan Beberapa Pilihan Wisata Lainnya

Saturday, September 30, 2017 1
Spot Diving di NTT dan Beberapa Pilihan Wisata Lainnya
Buat kalian yang suka diving, pasti nggak asing lagi dengan Pulau Alor. Sebuah pulau yang terletak di Nusa Tenggara Timur ini memiliki 42 situs selam yang terdaftar. Gila kan, banyak bener spot yang bisa dipilih untuk memuaskan pengalaman diving kalian. Tapi nggak cuma keindahan alam bawah lautnya aja yang memikat hati, destinasi wisata lainnya juga nggak kalah indah buat dikunjungi. Jadi buat kalian yang nggak suka diving, there is no reason buat nggak berkunjung ke Pulau Alor. Apalagi alesannya cuma karena jauh. 

Pantai Lola di Kabupaten Alor | sumber: nttupdate.com

Sekarang udah banyak maskapai penerbangan yang menawarkan jasa penerbangan ke sana, kayak pesawat Nam Air yang bisa jadi pilihan buat menuju ke sana. Jadi nunggu apa lagi cuy? Oh iya, biar nggak terlalu merasa boring, ada beberapa destinasi wisata pilihan lain yang membuktikan kalo Pulau Alor nggak hanya surga buat kalian yang suka diving doang. So here you go!

Desa Takpala

sumber: nttprov.go.id
Lokasi desa wisata Takpala terletak di Desa Lembur Barat, Kecamatan Alor Tengah Utara. Keseruan yang bisa kalian dapatkan di desa adat ini ada banyak loh. Kayak melihat tarian lego-lego yang dibawakan oleh masyarakat adat setempat, atau menginap di rumah tradisional khas Suku Abui.

sumber: nttprov.go.id

sumber: nttprov.go.id
Pasti bakalan jadi pengalaman yang luar biasa karena bisa merasakan hidup berbaur bersama masyarakat adat dengan kearifan lokal setempat. Karena berlibur bukan hanya tentang melihat pesona keindahan alamnya aja, Tapi mengenal suku adat setempat juga bisa membuat liburan kalian terasa lebih lengkap. Mantap.

Air Panas Tuti Adagae

sumber:alordaily.com
Berlokasi di Desa Tuti Adagae, Alor Timur Laut, tempat wisata yang satu ini kalo dilihat dari segi penampilannya emang nggak terlalu istimewa. Yang membuat Air Panas Tuti Adagae selalu rame dikunjungi wisatawan adalah karena pemandangan alamnya yang menakjubkan.

Awalnya, pancuran Air Panas Tuti Adagae memiliki tinggi puluhan meter, Tapi karena gempa bumi yang terjadi pada tahun 2004, pancurannya kini hanya memiliki tinggi sekitar 20 sentimeter. Tapi tenang aja, tempat wisata ini nggak akan membuat kalian merasa rugi berjalan jauh kok. Karena pemandangan yang terhampar indah selama perjalanan dan juga hangat airnya, bisa membayar tenaga kalian.

Museum 1000 Moko

Tempat wisata di Alor yang satu ini cocok buat kalian yang suka sejarah. Museum 1000 Moko terletak di Kota Kalabahi, tepatnya di Jalan Diponegoro. Di Museum 1000 Moko ini, terdapat foto-foto para raja masyarakat adat setempat, ada pula senjata tradisional, pakaian adat, dan yang pasti deretan Moko yang sangat rapi.

Moko ukuran sedang | sumber: opiumgewichte.com
Moko apaan sih? Moko adalah alat musik tetabuhan khas Alor yang terbuat dari perunggu. Fungsi Moko di Alor ini biasanya digunakan sebagai mas kawin atau alat untuk membayar denda.

Al Quran Tua

Al Quran tertua di Asia Tenggara | Sumber: ntt2.kemenag.go.id
Selain menyimpan sejarah kebudayaan masyarakat setempat, Pulau Alor juga menyimpan salah satu bukti sejarah penyebaran Islam di Nusantara. Itu terbukti dengan masih adanya Al Quran yang diyakini berusia sekitar 500 tahun yang lalu. Seperti Al Quran pada umumnya, kitab suci Agama Islam ini memuat 30 juz dan 114 surat. Uniknya adalah, Al Quran ini dibuat dari kulit kayu yang bertahan hingga sekarang.

Ragam Pantai

Kurang lengkap kalo berkunjung ke Pulau Alor tanpa menikmati keindahan pantainya. Kalo tadi udah disinggung tentang spot indah buat diving, sekarang giliran pantainya yang nggak kalah indah juga. Kalian bisa mengunjungi berbagai pantai yag menawarkan keistimewaannya masing-masing, beberapa diantaranya ada Pantai Lola di Alor Barat Daya, Pantai Welolo di Alor Timur, atau Pantai Maimol di Kalabahi. Kalo ada, gue mau coba naikin banana boat lagi disini, kayaknya bakal seru banget euy.

Pantai Maimol, Alor, Nusa Tenggara Timur NTT | sumber: nttprov.go.id
That it’s all beberapa rekomendasi tempat wisata di Pulau Alor yang bisa kalian nikmati dengan naik pesawat Nam Air menuju ke sana. Yuk, tunggu apa lagi? Tandai kalender kalian, segera dapatkan tiket pesawat Nam Air untuk perjalanan yang mengesankan.

Gimana, udah mulai tertarik untuk segera meluncur ke TKP nggak nih cuy? Kuy ah!

Wednesday, September 27, 2017

LevelUp Video Bena: Tamparan dan Catatan

Wednesday, September 27, 2017 4
LevelUp Video Bena: Tamparan dan Catatan
Udah mulai menjadi rutinitas setiap hari setelah 'selesai' bekerja, gue selalu menyempatkan diri untuk nonton video YouTube. Entah itu nonton video review gadget nonton film pendek atau nonton video musik, random banget pokoknya. Tapi, malam tadi gue nonton videonya Bena di playlist terbarunya LevelUp.


Sebelumnya gue udah nonton video pertamanya yang berjudul Stop Hate Comments dan tadi gue nonton 4 video lainnya. Sangat menginspirasi dan memotivasi gue yang emang sedang membutuhkan, gue yakin bukan cuma gue yang merasakan hal yang sama.

Siapa yang nggak tau +Benazio Putra atau yang banyak dikenal orang di internet sebagai @benakribo ini? Gue yakin udah banyak orang yang kenal doi terutama para blogger yang udah mulai nulis dari 2009, karena gue sendiri tau Bena itu dari blog.

Balik lagi ke video LevelUp Bena. Dari semua video yang gue tonton, banyak sekali ilmu yang bisa gue ambil. Mulai dari ceritanya Bena yang sangat inspiratif sampai ke obrolan doi dengan Aulion dan kakak iparnya, Astra. 

Banyak sekali pelajaran dan ilmu yang bisa gue dapet dari videonya terutama tentang semangat mengejar mimpi, konsitensi, dunia kerja, dunia digital dan banyak lagi. Ada beberapa kata-kata Bena yang gue garis bawahi dan akan gue jadikan sebagai motivasi untuk diri gue sendiri yaitu, just freakin' start, time is precious, jangan males karena ada banyak orang yang rajin di luaran sana, nikmati proses, konsistensi, inovasi dan beberapa hal positif lainnya.

Bagi sebagian orang mungkin itu cuma motivasi-motivasi biasa aja dan bisa dikeluarin dari siapa aja, buat gue sih nggak. Kalo semua kata-kata manis motivational itu benar-benar keluar dari orang yang udah merasakan impact positifnya, akan ada energi lebih yang membuat orang yang mendengarnya percaya dengan kata-kata yang dikeluarkannya.

Sepanjang gue menonton videonya, gue merasa ditampar sekali, karena gue ini termasuk orang yang Bena bilang terlalu banyak ini-itu blablabla segala macem daripada mulai dan gerak. Terlalu banyak menye-menye dan menikmati hasil karya dan usaha orang yang udah start duluan. Tapi untungnya gue merasa dipacu lagi semangatnya, merasa harus mulai gerak, mulai menghargai waktu, rajin dan mulai menikmati prosesnya.

To be honest, niat awal gue nulis postingan ini purely untuk catatan gue pribadi supaya bisa lebih passionate lagi menjalankan apa yang bener-bener udah gue mulai. Bukan untuk menggurui karena gue masih harus banyak belajar lagi tentang banyak hal. Selain itu, gue sangat respect dengan video yang inspiratif, motivatif dan edukatif.

Yang belum nonton, ayo tonton dulu.. Jangan lupa subscribe dan share juga


At last but not least, Thanks Ben, sharingnya.

Friday, September 1, 2017

Idul Adha Nelangsa dan Tipe-tipe Orang Mengolah Daging Qurban

Friday, September 01, 2017 19
Idul Adha Nelangsa dan Tipe-tipe Orang Mengolah Daging Qurban
Ini kali pertama gue merayakan hari raya idul adha di pertantauan. Gue udah hampir dua tahun di sini, tapi tahun ini nggak bisa pulang ke kampung halaman dan merayakan hari raya di rumah sana. Alasannya karena gue udah ngambil cuti dua minggu lalu, belum lagi masih ada kerjaan yang harus gue beresin. Hatchih. Eh, itu bersin ya.


Tahun kemarin gue bisa balik dan bisa nyate di rumah, makan bareng, rebutan sate sama keluarga. Sadly tahun ini nggak, gue kayaknya nyate di perantauan, dimana gue berada di lingkungan yang baru seumur jengkol ini. Gue nggak tau nih besok mesti ngapain di sini kalo nggak kebagian daging qurban, tapi kalo kebagian pun tetep aja bingung. 

Gue di kontrakan ini bener-bener cuma buat istirahat, tidur dan mandi. Ruangan yang harusnya digunakan untuk dapur pun nggak dijadikan seperti qodratnya. Alat masak yang biasa dipake setiap hari aja nggak ada, apalagi alat nyate yang cuma setahun sekali doang dipakenya.

Satu-satunya cara supaya gue bisa ikutan nyate, ya beli sate. Hehehe, i mean satu-satunya cara yaitu ikut nimbrung sama tetangga. Seperti yang udah disebutkan, gue ngontrak itu bener-bener cuma buat istirahat, tidur dan mandi. Jarang bisa berbaur sama tetangga, paling banter juga ibu warung, itu pun nggak setiap hari.


Sampe detik ini, sampe tulisan ini diketik pukul satu pagi, belum ada orang sini yang ngasih gue kupon buat pengambilan daging qurban. Nggak tau juga kalo besok abis pemotongan apa gimana. Nggak terlalu ngarepin juga karena nggak bisa ngolahnya.

Ngomongin soal daging-dagingan. Tiap orang pasti punya selera dan caranya masing-masing mengolah daging qurban kan pastinya. Nah, otak gue mau coba mengkategorikannya. Judulnya kurang lebih jadi gini; Tipe-tipe Orang Mengolah Daging Qurban. Oke, here you go!

1. Tipe Yang Penting Mateng

Poin pertama ini dikerubungi oleh orang-orang yang nggak mau ribet dan nggak mau bingung, yang penting kenyang dan bisa makan enak bareng-bareng keluarga. Entah itu daging qurbannya mau diolah jadi sate, jadi gepuk, jadi sate gepuk dikuahin, bebas, yang penting mateng dan kenyang. Gapapalah gurih-gurih micin dikit mah.

2. Tipe Mainstream

Yang ini udah pasti jadi mayoritas orang mengolah daging qurbannya menjadi seonggok daging potong yang ditusuk. Barack Obama menyebutnya SATTEEE~ dan makanan ini menjadi salah satu makanan favorit doi sih emang. Gue bisa menyimpulkan akan ada lebih dari 50% orang mengolah dagingnya menjadi sate. 

Sate Kambing

Selain karena mengolahnya gampang banget, sate juga udah jadi tradisi sih kayaknya. Tapi, walaupun bentukannya sama, gue yakin rasanya pasti beda. Ada yang pake bumbu kacang kayak biasa, ada yang pake kecap doang dan gue yakin nanti akan ada yang dibikin kayak sate taichan. Alay, ah!

Tips: Yang pake susuk, makan satenya jangan langsung dari tusukannya, nanti susuknya hilang. Wkwkw.

3. Tipe Kebarat-baratan

Mereka yang makan olahan daging sapi atau kambing seminggu sekali mah kayaknya udah mulai bosen kalo daging qurban diolah biasa-biasa aja. Paguyuban manusia tipe ke-tiga ini pasti memilih untuk mencoba resep luar negeri. Entah itu dibikin jadi steak, dicincang dijadikan kornet atau dibikin ala-ala barbeque di halaman belakang. Beuh, bule banget ya.


Buat orang-orang kelas menengah atas atau kelas menengah ngehe yang pengin nyobain sesuatu yang baru supaya lebih enak dilihat kalo difoto dan dijadikan konten untuk insta story atau feed di instagram kalian, boleh banget lah mengolah daging qurban dengan cara nomor tiga ini. Kalo barbeque-an di halaman belakang sih udah pasti asoy banget ya coy, tapi kalo nggak punya halaman belakang, di atap tempat jemuran juga yang jadi.

4. Tipe Visioner

Yang terakhir ini biasanya lahir dari ibu-ibu yang punya naluri hemat dan visioner. Jadi kalo ada sisa daging yang udah mulai bingung mau diapain, biasanya suka dibikin olahan daging yang bisa bertahan lama dari olahan biasanya. Kalo mamah di rumah suka dibikin gepuk, karena bisa awet hampir seminggu. Bentuknya kurang lebih kayak gini

Image by: reseponline.info
Ada juga yang dibikin rendang, abon dan olahan kering lainnya. Tiap daerah biasanya beda-beda nih. Nah, kalo di rumah kalian setiap masuk hari raya idul adha, daging qurbannya diolah macam tipe mana nih?

Selamat merayakan hari idul adha atau idul qurban teman-teman, selamat makan enak bersama keluarga. VIVA LA NYATEEE~ 

Jangan lupa share postingannya ke temen-temen yang lain, ya. Jangan lupa juga like fanspage dan follow blog ini dengan cara klik like dan follow. Setiap ada postingan baru bakal gue share ke fanspage di facebook. Kalian juga bisa berlangganan/subscribe postingan blog gue ini via email. Thanks udah mampir dan jangan bosen mampir lagi ke mari :D

Sunday, August 13, 2017

Begadang Jangan Begadang, Kalau Nggak Mau Jerawatan

Sunday, August 13, 2017 0
Begadang Jangan Begadang, Kalau Nggak Mau Jerawatan
Udah hampir seminggu ini gue tidur di atas jam 2. I mean not literally tidur di atas jam yang menunjukan jam dua pagi, kemudian gue kasih sprey, selimut, bantal, guling terus gue tidur di atas itu semua. Bukan. Tapi gue tidur ke-hampir-pagian.

Kalo malam minggu mah gue nggak sih oke-oke aja karena bisa bangun seenaknya. Kerja libur, acara dan janji pagi-pagi nggak ada, upacara dan apel pagi apalagi. Lah kalo besoknya harus kerja seperti biasa, bisa-bisa gue ngeluarin jurus mabuk kayak di film-film kungfu karena sempoyongan kurang tidur. Apalagi di jam kerja mah gue nggak bisa bayar dengan tidur siang.

Belum lagi kalo kepala merasakan sesuatu kayak lirik lagu boyband SM*SH yang cenat-cenut itu, kemudian mata seolah-olah lagi nge-gym ngangkat beban berat, terutama abis kenyang makan siang.

Oleh karena itu, gue bisa mengambil kesimpulan bahwa semakin kenyang perutmu, maka akan semakin berat beban matamu. Efek sampingnya, badan jadi males gerak dan lemes bray. Kerja jadi nggak bisa fokus penuh.

Baca juga: Ritual Yang Dilakukan Ketika Badan Nggak Fit

Kalian semua pasti tau lah gimana madharatnya kalo punya hutang sama tidur.. Selain harus dibayar lunas, harus diperbaiki juga setelahnya.

Kalo lagi kurang tidur, badan akan merasakan penurunan semangat dan gairah, tapi muka malah jadi bersemangat menimbulkan benjolan kemerahan bernama jerawat. Ya gimana cuy, konskuensi yang bisa diambil sama tubuh gue kalo kurang tidur ya dengan timbulnya jerawat ke permukaan wajah.

Masalahnya, jerawat bukan hanya timbul doang, tapi doi eh maksudnya mereka (karena banyak), menclok dan memposisikan diri mereka di mana aja, semaunya meraka. Bebas.

Kebetulan, menyinggung soal jerawat, si musuh semua manusia, berikut akan gue eta terangkanlah tiga posisi jerawat yang menurunkan kadar kepercayaan dan kenyamanan diri menurut penilaian gue pribadi. Here we go;

1. Di Pipi

Ini biasanya tempat favorit jerawat untuk tumbuh, berkembang, nikah, kawin dan membelah diri. Sedikit mengganggu penampilan dan kenyamanan tapi nggak terlalu signifikan karena jerawat di pipi memang sudah terlalu mainstream, jadi hanya akan menurunkan kadar percaya diri sekitar 1 sampai 30% saja. Masih aman dan nyaman untuk hangout.

2. Di kening

Ini gue juga nggak tau maksudnya gimana, gue bukan orang india dan nggak ada keturunan india juga, tapi yang pasti kalo sujud itu sakit asli, ganjel juga, berasa ada pembatas antar kening dan tempat sujud. Hindari cium kening dulu kalo sedang ada jerawat tumbuh di kening, apalagi kalo dicium sama bibir sendiri. Susah cuy, nggak nyampe.

Untuk jerawat di area ini, biasanya akan membuat wajah menjadi sedikit berubah dari pola dasarnya, nggak terlalu signifikan, tapi berasa bedanya. Kadar percaya diri dan kenyamanan menurun sekitar 30 sampai 70%. Solusinya masih bisa disamarkan dengan menurunkan poni, pake topi atau pake topeng aja. Hahaha.

3. Di Area Lubang Hidung

Kecil memang, tapi berasa berjerawat sehidung-hidung. Gue nggak ngerti juga kenapa bisa kayak gitu. Di towel dikit aja, nyut-nyutannya bisa nyampe ke ubun-ubun. Wuh, padahal jerawat ya, bukan temennya cumi-cumi.

Area ini yang menurut gue paling ganggu banget cuy. Ngupil jadi nggak akan se-chill disaat nggak ada jerawat. Ngomong di depan umum jadi harus sering pencet-pencet hidung buat nutupin jerawatnya. Kadar percaya diri dan kenyamanan akan turun drastis, yaitu sekitar 70 sampai 100%. Untuk cowok yang berkumis, solusinya ya kumis. Tapi kalo untuk cewek, kalian nggak perlu berkumis ya buat nutupin jerawat di area ini.

-

Maap gue nggak pake ilustrasi foto jerawatnya, karena menghindari kenyamanan kalian untuk membaca postingan berbobot ini sampe beres. Btw, yang merasa setuju dengan penilaian gue, teriak aja di kolom komentar.

Nah kalo ngomongin soal begadang, secara otomatis kita akan inget apa kata Bang Haji Rhoma Irama yang dengan perhatiannya memberikan wejangan perihal pola tidur orang-orang. Wejangannya sangat nempel banget di pikiran gue dari dulu,

"BEGADANG JANGAN BEGADANG, KALO TIADA ARTINYA. BEGADANG BOLEH SAJA, KALAU ADA PERLUNYA."

Duh, gue banget lah. Karena hampir semua begadangnya gue itu emang nggak ada artinya dan nggak perlu-perlu amat. Tapi bukan salah gue sepenuhnya juga. Siapa suruh ngantuknya jadi pindah ke siang hari, bukan malam hari.

Tapi bentar cuy, wejangan itu udah nggak terlalu relevan dengan keadaan manusia masa kini, harusnya ada sedikit lirik yang direvisi jadi;

“BEGADANG JANGAN BERGADANG, KALAU NGGAK MAU JERAWATAN. BEGADANG BOLEH SAJA, KALAU PENGIN JERAWATAN.”

HAHAHA SETUJU?!

Jangan lupa share postingannya ke temen-temen yang lain, ya. Jangan lupa juga like fanspage dan follow blog ini dengan cara klik like dan follow. Setiap ada postingan baru bakal gue share ke fanspage di facebook. Kalian juga bisa berlangganan/subscribe postingan blog gue ini via email. Thanks udah mampir dan jangan bosen mampir lagi ke mari :D

Sumber Gif: Tumblr

Thursday, August 3, 2017

Malam Pertama Gue Menaiki Kereta

Thursday, August 03, 2017 21
Malam Pertama Gue Menaiki Kereta
Gue mau sedikit cerita nih tentang pengalaman pertama gue naik kereta. Pertama kali naik kereta itu april tahun 2015. Iya, gue bisa dibilang telat banget ngerasain naik kereta dan termasuk orang yang katro sekaligus bego ketika berada di stasiun kereta api di kota gue sendiri. Sedikit excited dan bingung pastinya, namanya juga baru pertama kali ya kan. O aza ya kan.

Penampakan Stasiun Lempuyangan. Credit: http://www.instagram.com/indrathrw
Kereta yang pertama kali gue naikin adalah kereta Kahuripan dengan rute Tasikmalaya - Lempuyangan dengan waktu tempuh kurang lebih enam jam.

Jogjakarta gue pilih sebagai tujuan pertama kali naik kereta karena gue sama temen-temen tongkrongan gue (selanjutnya jadi kita) emang punya rencana pergi ke sana dari jauh-jauh hari. Ide awalnya karena kita sering nongkrong di angkringan, kemudian tercetus ide untuk nongkrong di Jogjakarta langsung. Awalnya cuma wacana belaka, ya biasalah bacot-bacot doang dulu.

Pemesanan tiket kereta dibeli langsung di stasiun setelah semalam sebelumnya liat-liat dulu ketersediaan kursinya. Kita beli seminggu sebelum hari berangkat, alasannya selain biar tenang karena bisa milih-milih kursi secara bebas, persiapan hal-hal yang lainnya juga bisa bener-bener mateng, kayak pantun masak aer.

Setelah sampe di stasiun untuk reservasi tiket, gue dan temen-temen sepakat untuk beli tiket perginya pagi-pagi, dan tiket pulangnya malem-malem, biar lebih panjang aja gitu waktu liburannya, tapi ternyata tiket untuk kereta pertama udah habis, sisa tinggal kereta kedua yang berangkatnya malem. Ini mah ceritanya jadi malam pertama gue menaiki kereta. Tanpa pikir panjang sepanjang jalan kenangan, gue dan temen lainnya mengiyakan aja, meskipun sebenernya gondok banget kayak si Eceng.

Setelah beres beli tiket untuk pergi yang penginnya pagi tapi kebagian yang malem, terjadi juga di tiket buat baliknya. Makin gondok lagi lah gue kayak kekurangan youdium. Kenapa harus tibalik gini atuh euy! Memang ya, manusia hanya bisa berencana. Tuhan yang mengatur segalanya.

Seminggu berlalu, tanpa ada hari membicarakan rencana mau ngapain aja di Jogja nanti.

Hari H tiba, gue udah excited banget bakalan naik kereta untuk pertama kalinya dan menuju ke sebuah tempat yang banyak sekali dirindukan orang untuk pertama kalinya juga. Combo.

Beberapa jam sebelum berangkat, salah satu temen gue ngingetin rencana mau ke mana aja nanti di sana. Gue dan temen yang lain sama-sama bingung hingga akhirnya muncul beberapa gagasan yaitu memasukan Malioboro dan Borobudur sebagai tujuan wajib, sisanya gimana nanti aja. Untuk tidur pun kita belum dapet tempat yang pasti. 

Setengah jam sebelum naik, kita udah di stasiun. Sampe akhirnya kereta dateng dan kita mulai masuk.

"Oh gini ya daleman gerbong kereta.." 
"Oh gini ya kursinya"
"Wah, ada colokannya."
"Wah, di kelas ekonomi pun udah ada AC. Enakeun euy."

Iya, kita pesen tiket ekonomi. Maklum lah, dompet sekelas backpacker abal-abal yang gembel banget kayak kita mah nggak usah yang mewah-mewah, yang penting kan naik kereta dan bisa sampe ke Jogja. Ituh.

Baca juga: Tips Liburan Ke Banda Aceh Untuk Pemula

Selama perjalanan, gue menikmati sekali jengkal demi jengkol langkah kereta di atas rel. Ternyata nggak semenyeramkan yang dikira, malah betah banget dan lebih betah daripada naik bis. Jugijag-gijugnya pun gue rasakan dengan hati riang gembira. 

Pipis di toilet kereta juga seru. Semacam pipis di toilet sebuah wahana. Jadi ketika gue pipis, toiletnya goyang-goyang, gue kira ada Via Vallen nyanyi kereta malam, ternyata emang keretanya yang goyang. Ada sensasi tersendiri nih pipis di toilet goyang, i mean toilet kereta.

Di atas kereta gue cuma mesen kopi, nggak sama pabriknya apalagi sahamnya. Kopinya lumayanlah, namanya juga kopi sachet yang diseduh. Rasanya nggak bakal seasik yang diracik barista. Oh iya, gue baru tau kalo di kereta ada semacam tempat untuk makan. Hahaha norak pisan lah gue. 

Setelah sampe di tujuan dan menghabiskan waktu jalan-jalan di Jogjakarta, kita pulang dengan kereta yang berbeda. Kita naik kereta Pasundan yang fasilitasnya menurut gue nggak seasik Kahuripan. Harganya lebih mahal dikit dari kahuripan, tapi fasilitasnya nggak sesuai dengan ekspetasi kita yang ngebayangin bakal lebih asik karena harganya sedikit lebih mahal dari kahuripan, ternyata nggak.

Jadi gitu, cuy! Cerita malam pertama gue menaiki kereta. Gapapa norak, namanya juga pengalaman pertama. Yang bahagia kan kita-kita juga. Buat yang udah sering, jangan cengin gue. Cerita aja pengalaman pertama kalian waktu dulu naik kereta di kolom komentar. GO!

Sunday, July 9, 2017

Samsung Galaxy A7: Si Hitam Menawan

Sunday, July 09, 2017 2
Samsung Galaxy A7: Si Hitam Menawan
Di zaman yang apa-apa sudah menggunakan teknologi ini, gadget merupakan suatu alat yang sangat penting sekali terutama buat mereka yang kesehariannya membutuhkan alat tersebut, biasanya orang-orang yang bekerja di industri kreatif nih yang udah menjadi rutinitas setiap hari bercengkrama dengan gadgetnya.

Biasanya orang-orang akan memilih gadget sesuai dengan kebutuhan. Ada yang kebutuhannya hanya sekedar untuk pemakaian ringan seperti browsing, chatting dan akeses media sosial. Ada yang untuk pemakaian sedang seperti kebutuhan kantoran, pengerjaan tugas sekolah dan kuliah, atau mungkin ada yang untuk kebutuhan pemakaian berat seperti editing, gaming dan lain-lain.

Nah, ngomongin soal kebutuhan, akhir-akhir ini gue lagi ngerasa butuh gadget dengan kebutuhan mobile tapi bisa bekerja secara optimal dari performa, batere, kamera dan layarnya, kalo bisa sih layarnya yang lumayan gede.

Buat yang belum tau, gue ini bisa dibilang tipe orang yang nggak mau ribet, jadi gue kalo mau pilih sesuatu apapun selalu dipikirin ke arah sana, termasuk memilih smartphone, that's why gue nyari gadget yang bisa mobile tapi performanya oke, biar nggak ribet bawa ke mana-mana.

Setelah gue googling nyari gadget apa yang sesuai dengan kebutuhan gue tadi, Samsung A7 sepertinya akan menjadi pilihan gue. Kenapa? Mari kita coba bahas sedikit bersama-sama. Yang akan gue bahas adalah yang warna hitam, so here we go!

Samsung Galaxy A7 tahan air.
Seperti yang terlihat pada gambar ilustrasi di atas, Samsung Galaxy A7 ini udah tahan air dengan sertifikat IP68 yang bisa nyelem sedalam 1,5 meter selama 30 menit. Jadi kalian bisa bawa gadget ini berenang di kolam renang sambil selfie atau ngambil footage buat video di YouTube. Jadi, buat kalian yang lagi nyari smartphone yang bisa jadi teman berenang, Samsung Galaxy A7 ini bisa banget jadi pilihan.

Tapi, sayangnya.. Kalo smartphone ini dimasukan ke air, touch screen-nya jadi nggak berfungsi. Hanya bisa mengambil ngambar dan video dengan memanfaatkan tombol volume sebagai shutter. Lagian ngapain juga stalking mantan sambil menyelam.

Ah iya, sebelum ke fitur lainnya, gimana kalo mulai dari tampilan depannya dulu. Nah tampilan depannya ini nih yang mengalihkan pandangan gue dan menatapnya beberapa saat karena warna hampir full black ini memberikan kesan Samsung Galaxy A7 ini Hitam dan Menawan
Tampak depan Samsung Galaxy A7 yang aduhai
Dari mulai tampak depan, smartphone ini udah mulai terasa sekali mewah dan menawannya. Karena selain dari material yang dipake, tipe layarnya yang menggunakan super amoled ini semakin menambah kesan mewah dan menawan, setuju? Warna yang dihasilkan jadi sangat jelas dan keluar. Belum lagi layar Samsung Galaxy A7 memiliki ukuran layar 5.7 inch dengan resolusi 1080x1920 pixel, sangat rapet dan tajam. Cocok banget lah buat nonton video, film sama maen game.

Sektor layarnya pun memenuhi kebutuhan gue banget nih buat ngetik draft postingan blog biar nggak banyak typo karena layarnya yang besar jadi lebih  leluasa dan bisa meminimalisir salah pengetikan. Selain itu, cocok juga buat gue yang lagi seneng-senengnya nonton film dan video YouTube.


Kita balik ke bagian belakangnya. Kesan pertama yang gue rasa adalah simple dan elegan, karena di bagian belakang ini hanya terdapat kamera beresolusi 16mp di tengah dan flash di sebelah kanan, kemudian tulisan samsung tepat di bawah kamera tersebut. 

Bagian belakang Samsung Galaxy A7 ini adalah kaca yang lagi-lagi menambah kesan mewah dan elegan seperti para jajaran smartphone flagship lainnya dari Samsung kayak Samsung Galaxy tipe S. Sangat cocok dengan gue yang simple. Tapi biasanya dengan material kaca dan body berwarna hitam ini kelemahannya yaitu akan cepet terlihat kusam karena kotoran seperti minyak dari tangan dan debu akan nempel dan jelas terlihat.

Berbeda dengan varian smartphone Samsung yang lain, Samsung Galaxy A7 ini memiliki desain belakang yang nggak ada tonjolan dari kamera atau hardware lain seperti smartphone Samsung sebelum-sebelumnya. Jadi body bagian belakang ini rata tanpa tonjolan. So simple.
Oh iya, pinggiran atau bazel Samsung Galaxy A7 ini membulat seperti kebanyakan model-model smartphone sekarang. Untung warna itemnya doff, kalo sama-sama glossy kayak body belakangnya ya makin gampang keliatan kusam.

Sekarang mari kita pindah ke sektor kameranya. Woh!

Kamera belakang Samsung Galaxy A7
Kamera adalah bagian terpenting yang harus dipertimbangkan karena gue ini sangat menyukai fotografi. Makanya setiap nyari smartphone, kameranya harus oke punya. Kamera Samsung Galaxy A7 ini memiliki resolusi 16mp dengan bukaan 1.9 yang lumayan akan membuat fotomu jadi bokeh-bokehan. Videonya pun mampu merekam dengan resolusi 1080 30fps, cocok lah buat nambah-nambah footage buat di YouTube. Dari sektor kamera ini cukup memenuhi kebutuhan gue untuk mendapatkan hasil foto dan video yang oke banget.

Baca juga: Internet Lelet? Bikin Video Aja!

Beralih ke batere, Samsung A7 ini dibekali batere yang berkapasitas lumayan besar yaitu 3600 mAh. Lagi-lagi sangat cocok buat gue yang punya kebutuhan untuk mobile.

Kapasitas Batere Samsung Galaxy A7

Dengan kapasitas yang lumayan besar ini, gue jadi nggak terlalu insecure sama kekuatan batere-nya. Ngelakuin berbagai aktifitas di smartphone ini akan memiliki rentang waktu yang lumayan panjang. Gue jadi nggak perlu riweuh pake gadget ini sambil ngecharge.

Masih ada beberapa fitur lainnya dari Samsung Galaxy A7 ini. Buat yang kebetulan lagi nyari smartphone ini, bisa kalian temukan di situs Matahari Mall.

Jangan lupa share postingannya ke temen-temen yang lain, ya. Jangan lupa juga like fanspage dan follow blog ini dengan cara klik like dan follow yang ada di bawah. Biar bisa langsung tau kalo ada postingan terbaru dari blog ini. Setiap ada postingan baru bakal gue share juga ke fanspage di facebook. Kalian juga bisa berlangganan postingan blog gue ini via email di form sidebar. Hatur nuhun udah mampir dan jangan bosen mampir lagi ke mari :D