November 2013 - Indra Permana

Tuesday, November 19, 2013

Bangunlah Tasikmalaya Yang Hijau

Tuesday, November 19, 2013 18
Bangunlah Tasikmalaya Yang Hijau
"Kicauan burung masih setia mengudara
Hijau daun masih bertaut ranting
Udara masih sejuk bersahabat
Hmm.. Andai semua itu akan terus tersaji

Seperti kota kecilku,
Kota kelahiranku,
Kota yang membesarkanku,
Kota yang menopang kakiku,

Tanpa sejuk dan hijaumu
Mungkin aku sudah mengering dan meradang paru-paruku.

Kujaga selalu riuh angin sejukmu
Mungkin hingga semua berlalu dengan waktu
Aku mencoba menjagamu..
Hijau Tasikku.."


Sajak diatas tak sengaja terlintas. Tapi kutulis saja, biarkan hijaunya kotaku tersimpan pada sebuah aksara tanpa jeda.


Berbicara tentang kebersihan, keindahan kerapihan dan semua yang berhubungan dengan alam dan perawatannya merupakan suatu hal yang sudah menjadi kewajiban kita sebagai manusia yang bergantung padanya. Manusia memiliki hak untuk bisa tetap mendapatkan semua hasil alam dan manusia juga memiliki kewajiban untuk menjaganya. Take and Give.

Sejatinya, kita yang menempati ruang alam ini sudah sangat mendapatkan apa yang memang sudah menjadi hak kita. Tapi tunggu, apakah kita juga sudah melakukan apa yang seharusnya menjadi kewajiban kita setelah kita mendapatkan yang menjadi hak kita tadi? Jika belum, mulailah. Dengan cara apa? Ya, betul. Menjaganya. Melestarikan. Tidak susah, asal semuanya bertekad sama dan satu tujuan.

Kota kecilku, Tasikmalaya bagi saya merupakan kota yang masih bisa disebut dengan kota yang hijau. Karena dari sebagian wilayahnya masih terdapat beberapa lahan hijau yang masih berfungsi sebagaimana harusnya. Namun seiring waktu dan pembangunan tata ruang kota, akan mengakibatkan beberapa faktor yang mengharuskan kita sebagai pihak-pihak yang memiliki kewajiban untuk terus selalu bersinergi mewujudkan kota Tasikmalaya menjadi kota hijau. 

Kota Hijau itu sendiri merupakan kota yang dibangun tanpa mengesampingkan aset yang sudah ada terutama lingkungan. Kota hijau membangun pola masyarakatnya yang penuh inisiatif dengan melakukan gerakan mewujudkan kota hijau. Dalam penerapannya, dibuatlah sebuah program yang menjadi titik balik dari terlaksananya perencanaan Program Pemanfaatan Ruang Kota Hijau (P2RKH)

Kota hijau merupakan kota yang ramah lingkungan dengan bijak dalam memanfaatkan secara efektif sumber daya alam yang sudah ada. didesain dengan mempertimbangkan berbagai aspek yang akan berdampak terhadap lingkungan. Mengutamakan keseimbangan lingkungan alami dan buatan serta menjaga dan mengembangkan aset-aset kota seperti masyarakat kota yang sadar akan lingkungan dan prasarana kota tanpa melupakan 8 atribut kota hijau.

Sumber: Resik Green Community
Green Planning and Design : 
Perencanaan dan perancangan tata kota yang ramah lingkungan.

Green Open Space : 
Perwujudan kualitas, kuantitas, dan jejaring  RTH Perkotaan.

Green Community :
Peningkatan kepekaan, kepedulian, dan peran serta aktif masyarakat dalam pengembangan atribut-atribut kota hijau

Green Waste : 
Pengelolaan  sampah/limbah dengan menerapkan Prinsip 3 R (Reduce, Reuse, Recycle)

Green Water : 
Peningkatan efisiensi pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya air.

Green Energy : 
Pemanfaatan sumber energi yang efisien dan ramah lingkungan.

Green Building : 
Penerapan bangunan yang ramah lingkungan (hemat air, energi, struktur, dll)

Green Transportation : 
Pengembangan sistem transportasi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan (transportasi masal, jalur sepeda, dll)

Selain dari itu, pemerintah memiliki 8 strategi untuk terciptanya Program Pemanfaatan Ruang Kota Hijau. Berikut poin yang dimaksud.

Sumber: Buku RTH 30%!: Resolusi (Kota) Hijau (Nirwono Yoga & Iwan Ismaun, 2011)

1. Menetapkan daerah yang tidak boleh dibangun.
Merupakan bagian dari penyusunan Perda RTRW. Dalam Perda RTRW harus ditentukan daerah-daerah yang diperkirakan sensitif terhadap perubahan harus dipreservasi atau dikonservasi agar fungsi lingkungan tetap terjaga.

2. Membangun lahan hijau baru, perluasan ruang tata hijau melalui pembelian lahan.
Pemerintah membeli lahan untuk memperbanyak pembangunan taman lingkungan, taman kota, taman makam, lapangan olahraga, hutan kota, kebun raya, hutan mangrove, dan situ/danau buatan.

3. Mengembangkan koridor ruang hijau kota.
Penanaman pohon besar secara massal untuk menciptakan koridor ruang hijau kota di sepanjang potensi hijau. Koridor hijau dikembangkan sebagai urban park connector yang menghubungkan RTH di seluruh kota, dilengkapi jalur sepeda dan pejalan kaki, menjadi jalur alternatif transportasi kendaraan tidak bermotor dan jalur wisata kota ramah lingkungan.

4. Mengakuisisi ruang tata hijau privat, menjadikan ruang tata hijau kota.
Akuisi RTH privat menjadi RTH kota yang dilalui dengan menggunakan langkah-langkah untuk pengembangan RTH yang mengajak warga untuk berperan penting.

5. Peningkatan kualitas ruang tata hijau kota melalui refungsi RTH eksisting.
RTH yang telah ada ditingkatkan kualitasnya sehingga fungsi ekologisnya lebih optimal dan siklus karbon lebih meningkat.

6. Menghijaukan bangunan
Keterbatasan lahan untuk telah mendorong kreativitas arsitek dan arsitek lanskap untuk mulai mengintroduksi pembangunan taman atap (green roof, roof green) dan dinding hijau (green wall, vertical garden) pada bangunan. Penghijauan bangunan terbukti mampu menurunkan suhu kota dan menyerap gas polutan.

7. Menyusun kebijakan hijau
Pemerintah Daerah dan DPRD perlu secepatnya menempatkan masalah RTH sebagai salah satu isu penting dalam pembahasan anggaran dan program pembangunan yang berkelanjutan. Perlu secepatnya didorong lahirnya Perda tentang RTH dan rencana Induk RTH agar perencanaan pembangunan RTH memiliki kekuatan hukum yang jelas dan tegas.

8. Memberdayakan komunitas
Untuk mewujudkan RTH minimal 30% dari luas kota maka partisipasi masyarakat sangat diperlukan. Untuk mengantisipasi perubahan lahan yaitu konversi lahan hijau/alami menjadi lahan terbangun, maka perlu penerapan KDH secara sadar oleh masyarakat dan penembang. Bentuk-bentuk kegiatan antara lain dapat berupa penyuluhan, penyebaran informasi, pelibatan masyarakat, institusi. Serta pemerintah memberikan fasilitas dan insentif kepada masyarakat yang telah menyediakan pekarangannya untuk "daerah hijau" berupa keringanan pajak.

***

Demi lancarnya program yang sudah dicanangkan diatas, komunitas atau kelompok yang ikut bergerak menjalankan program ini sangatlah penting bahkan sangat dibutuhkan. Karena semakin banyak pihak-pihak yang perhatian dengan program ini, maka program ini akan segera menjawab dengan hasil yang nanti diraih, juga sebagai jawaban atas perubahan iklim yang akan terjadi beberapa waktu ke depan akibat perubahan iklim global.

Seperti Kota Tasikmalaya sudah memliki komunitas hijau di grup facebook dengan nama "Relawan Hijau Resik Green Community" dengan adanya grup ini di facebook dan blognya di "Resik Green" mudah-mudah bisa membantu program pemerintah untuk mensosialisasikan atau memberikan penyuluhan terhadap masyarakat Kota Tasikmalaya lainnya untuk membantu program P2RKH ini.



Mari bergabung bersama kami. Hijaukan Tasikmalaya, Hijaukan Indonesia, Hijaukan Asia dan Hijaukan Dunia. Semoga dengan adanya komunitas hijau dan masyarakat yang sadar dan turut andil dalam Program Pemanfaatan Ruang Kota Hijau ini bisa cepat mewujudkan tasik sebagai kota hijau dan memiliki slogan "Tasikku Resik Kotaku Hijau" Aamiin.. Ya Robbal 'Alamiin..

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog Green Festival 2013 oleh 



Thursday, November 7, 2013

Acara TV Acakadut

Thursday, November 07, 2013 10
Acara TV Acakadut
Sebelumnya, gue mau maap-maap dulu nih ya. Kalo sekiranya postingan gue yang ini agak terlihat sotoy. Tapi ya postingan ini tercurah #azeg atas pemikiran dan pandangan gue. Gue cuma mencoba jujur pada sebuah tulisan aja. Dan ini kepikiran karena abis baca tulisan Ratu Kancut di blognya ini Hehe. Btw, enjoy for reading :)

Akhir-akhir ini gue lagi LDR-an alias Long Distance Relationship. LDR-an sama pacar? Hmm bukan. Gue lagi LDR-an sama tipi.


Iya, sekarang acara tv pada gak asik, men. Acaranya monoton. Acakadut. Mulai dari acara musik yang lalala yeyeye atau yang semprul-semprul itu. Gue ngeliatnya kek bukan acara musik dah beneran. Ngelawak aja udah itumah. Dan nggg... ah, sudahlah.

Lagu-lagunya juga pada aneh dan nyeleneh. Entah kehabisan lirik atau kata-kata. Tapi kayaknya karena keabisan kreatifitas. Menurut gue sih karena kreatifitasnya abis sama daya jual pasar. Sebagian musisi jadi lebih mengikuti pasar daripada idealismenya dalam bermusik.

Ini pendapat gue aja ya. Salah benernya ya kembali lagi sama pelaku musik. Tapi masih banyak juga sih musisi yang masih jalan sesuai idealismenya dan gak ngikutin pasar, tapi pasar yang ngikutin. Contonya mereka para band-band atau penyanyi solo indie.

Selain acara musik, berita pun sekarang udah mulai aneh-aneh aja keliatannya. Segala diberitain. Dari yang gak penting sampe ke yang gak penting banget. Berita di tipi juga sekarang jadi lebih ke gosip-gosipan. Hesyemeleh. Ada beberapa berita yang seharusnya gak diberitain, tapi malah rame dan jadi konsumsi publik karena berita itu. Berita jadi kayak anak twitter. Suka #SalahFokus. Yang diberitain apa, yang disorot/diekspos apa. Henteu sinkron, anjis. 

Acara gosip apalagi. Inimah dari pertama kemunculannya juga udah ngekngok. Sensasi diumbarin, prestasinya dianggurin. Walau ada lah ya beberapa atau sesekali ditayangin. Ya tapi itu, lebih kebanyakan sensasinya.


Sekarang kalo mau tenar di infotemen mah gampang. Lo berpura-pura aja punya perusahaan sana-sini terus mobil dimana-mana dan sekolah diluar negeri, terus deketin artis, ketauan boong, penjara, terus masalahnya diulik dari a-z dan dari z-a lagi. Orang-orang yang (maap) bodoh juga jadi gampang terkenal. Lagi-lagi, Hesyemeleh.


Karena beberapa faktor barusan tuh gue jadi lumayan jauh meninggalkan tipi. Walau sesekali nonton lah ya. Gue jadi keinget acara-acara waktu gue masih SD. Seru-seru bikin kita betah di rumah nonton tipi sampe tipi nontonin gue. Dan dulu acaranya masih bisa dipilah-pilih yang mana konsumsi anak-anak dan yang mana konsumsi orang dewasa.

Dulu ada MTv yang pure itu acara musik banget. Btw, sekarang kemana ya itu acara. Dulu sempet gue liat di Global TV. Sekarang malah lenyap dan muncul yang 10000% Ampuh.

Woiya, kebetulan banget sekarang-sekarang udah ada lagi macam kompetisi-kompetisi musik. Dan gue suka. Kayak Indonesian Idol. Kompetisi Indonesian Idol ini acara yang gue bilang keren nih MNC punya beginian. Sedikit terobati karena di acara ini Indonesia jadi terlihat punya prestasi di bidang musik. Gak cuma diliat dari prestasi korupsinya aja. Yoi.

Idonesian Idol sekarang udah mulai Audisi-audisian gitu tuh. Kalo gasalah untuk Kota Bandung itu tanggal 11-12 November. Nah tuh yang punya bakat musik bisa ikutan. Sebenernya gue juga pengen, walaupun punya modal suara rombeng juga. Gue cuma pengen punya pengalaman aja. Biar hidup gue gak monoton gini-gini amat. Gitu. Tapi kayaknya gue nahan dulu sampe gue bener-bener jago kayak ayam. Hahaha.

Dan katanya sekarang jalur untuk mengikuti Idol ini banyak. Bisa online, dateng langsung ke tempat audisi, bisa lewat twitter, youtube, soundcloud juga. Kemaren gue juga liat TLnya katanya bakal ada audisi box gitu. Keren lah. Yang mau ikutan, coba aja daftar ke http://indonesianidol.com

Nah, kayaknya sekian dulu unek-unek dari gue tentang acara tipi. Ambil yang bagus-bagusnya aja. Semoga manfaat. Yang masih punya unek-unek bisa nih share di komeng, nih :3

Monday, November 4, 2013

Malam Satu Suro

Monday, November 04, 2013 0
Malam Satu Suro
Yeah, malam ini adalah malam yang sedikit agamis dan mistis dibandingkan dengan malam-malam biasanya. Karena malam ini adalah malam SATU SURO RO.. RO.. RO.. (ceritanya echo)


Kenapa Agamis?
Ya karena malam ini adalah mulai/masuknya tanggal pertama diawal tahun. Bisa dibilang Tahun Baru Hijriah. Yaitu tahun yang dihitung berdasarkan kalender. Btw, selamat Tahun Baru 1435 Hijriah. Semoga di tahun ini, semuanya menjadi lebih baik. Amiin..

Ngomongin tahun baru hijriah, di kampung gue tiap taunnya selalu diadain semacam pawai obor. Ya mungkin untuk memperingati awal tahun ini. Biasanya dilakuin sama anak-anak madrasah atau pengajian gitu. Kebanyakan anak-anak sih. Seru. Mereka keliling-keliling jalanan kota sambil bawa obor dan shalawat.
Dan kayaknya di beberapa kota lainnya juga melakukan hal yang sama.

Kenapa Mistis?
Karena malam satu suro, di belahan jawa sebelah sana, terutama Yogyakarta memiliki ritual yang menuru gue magis. Berikut gue kutip dari situs lenteratimur.com tentang Malam Satu Suro.

"Di Yogyakarta, malam satu Suro dilakukan dengan mengadakan ritual ‘Mubeng Beteng Keraton’ atau berjalan tanpa bicara mengelilingi Keraton Yogyakarta. Warga Yogya dan abdi dalem berjalan bersama-sama dengan mengambil rute mulai dari Tugu dan berakhir di Keraton Yogyakarta. Ritual ini dimaksudkan untuk meminta keselamatan bagi semua rakyat Yogyakarta, yang terdengar dari doa yang dipanjatkan abdi dalem sebelum melakukan ritual. Saat acara, bau dupa dan kemenyan begitu menusuk hidung. Asapnya menyebar kemana-mana.

Selesai ritual, warga berkumpul di depan keraton untuk berebut hasil alam yang ikut diarak mengelilingi keraton. Namun, sebelum itu, hasil alam yang berbentuk gunung/tumpeng tersebut didoakan terlebih dahulu agar mendapat berkah. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, hasil alam tersebut dapat memberikan berkah dan keselamatan." 



Tapi jangan anggap itu dari segi mistis atau hal-hal gaibnya, anggap saja itu merupakan kekayaan kebudayaan bangsa kita yang harus kita lestarikan dan tetap dijaga keutuhannya.

Selain dari ritual rutin yang dilakukan di keraton, Malam Satu Suro jadi lebih mistis juga disebabkan oleh ratu Horror Indonesia yang takkan pernah terganti sampai kapanpun, yaitu Alm. Suzzana, Bang Bokir, Dorman dan kawan-kawan lainnya yang main bersama di film dengan judul yang sama dengan postingan ini; "Malam Satu Suro"

Film ini selalu sukses bikin gue merinding. Magis abis lah ini film. Pokoknya semua film yang dibintangi langsung oleh Suzzanna. Jos Gandos. Seremos abisos.

Ngomong-ngomong soal mistis, gue jadi inget postingan kejadian mistis yang pas gue baca bukunya Teh Risa Saraswati, seorang penulis buku horror yang bisa ngeliat hal yang tidak semua orang bisa liat. Segala dupa, menyan apalah itu diceritain. Baca aja yang judulnya "Danur Di Malam Jumat"

Udeh, kayaknya segitu dulu postingan gue malem ini. Udah gak kuat dipelototin gambarnya Alm Suzzanna mulu. Jangan lupa kasih komen ya :))