September 2015 - Indra Permana

Tuesday, September 29, 2015

Trend Explore dan Instagram

Tuesday, September 29, 2015 12
Trend Explore dan Instagram
Beberapa bulan ini gue lagi seneng banget jalan-jalan ke sebuah tempat wisata di beberapa daerah di sekitaran kota tempat gue tinggal, Tasikmalaya.


Awalnya sih karena waktu awal april lalu gue sempet tamasya ke Jogjakarta yang sangat luar biasa ramah dan nyaman buminya membuat gue ketagihan untuk terus jalan-jalan atau sekedar mampir ke kota tetangga. Dari situ juga gue mulai tau kalo yang bikin ketagihan itu nggak cuma narkotika, martabak, mie ayam dan dipeluk Dian Sastro doang. Jalan-jalan juga bisa bikin ketagihan. Tos sama gue kalo setuju.

Buat gue, tamasya, piknik, jalan-jalan, liburan, backpacking, traveling, ngebolang dan hal sejenis lainnya itu sangatlah penting. Karena berfungsi sebagai klik kanan - refresh - F5 buat pikiran kita. Nggak kebayang deh kalo nggak ada yang namanya liburan. Kayaknya lebih dari 50% manusia di bumi ini akan meninggal karena stres.

Begitu pun tujuan gue jalan-jalan, nggak lain dan nggak bukan hanya untuk sekedar refreshing. Alasan lainnya biar ada bahan buat ngisi konten di instagram gue dan biar ada bahan buat ngeblog juga. Ya namanya juga blogger gado-gado, semua jenis topik blog ada di sini. Heuheuheu.

Oh iya guys, ini gue doang apa kalian juga yang ngerasain kalo akhir-akhir ini jadi makin banyak orang yang sering jalan-jalan ke sebuah tempat yang masih jarang dikunjungi oleh para wisatawan dan orang banyak atau istilah kerennya mah explore.

Orang-orang jadi pada hobi naek gunung, mantai atau camping dengan mengunjungi beberapa spot yang masih jarang atau belum pernah dikunjungi sebelumnya. Termasuk gue dan temen gue yang setiap mengunjungi sebuah tempat wisata, pasti meng-explore beberapa tempat di sekitarnya. Sensasi yang dirasain beda banget dengan mengunjungi tempat yang emang udah banyak orang tau.

Trend tersebut berbarengan dengan mulai banyaknya orang yang pake action-cam (kayak GoPro) dan upload foto-fotonya ke instagram.

Belum lagi sekarang orang-orang pada seneng sama salah satu program di stasiun tv swasta yang bertemakan jalan-jalan dan adventure. Yak, betul.. My Trip My Adventure yang udah punya banyak penggemarnya di tiap kota. Mungkin dari sana juga orang-orang jadi banyak yang seneng explore tempat-tempat epic di kotanya masing-masing.

Sah-sah aja sih. Kalo tujuannya positif dan bisa mengasah kreatifitas. Terlebih lagi dengan adanya trend kayak gitu jadi banyak orang yang punya photography skill yang oke, coba tengok di instagram aja jadi banyak akun yang posting foto tempat-tempat keren di Indonesia dengan hasil foto yang oke banget.

Di instagram pun mulai menjamur akun-akun publik yang khusus posting foto-foto hasil explore di banyak tempat di Indonesia contohnya akun @exploreindonesia.id. Atau bahkan sekarang banyak juga akun di tiap kotanya masing-masing. Kayak di Tasikmalaya ada akun @amazingtasikmalaya dan @exploretasikmalaya yang nge-regram foto yang menggunakan hashtag sesuai nama akunnya masing-masing.

Menurut gue, cara tersebut bisa jadi ajang promosi tempat-tempat wisata di berbagai daerah di belahan Indonesia dengan mudah. Tapi jangan lupa, walaupun banyak di-expose, Kita sebagai tuan rumah jangan lupa untuk senantiasa menjaga dan melestarikannya. Malu lah sama tamu nantinya.

Oh iya, gue pernah baca tulisan seseorang di facebook yang nyeritain kalo sekarang banyak gunung yang jadi kayak penampungan sampah, banyak sekali sampah-sampah yang nggak seharusnya ada di alam seperti plastik, styrofoam bekas makanan instan dan kertas-kertas yang bertuliskan tulisan-tulisan alay. Please guys, pecinta alam dan pendaki yang keren itu nggak melakukan hal seperti itu. Mari jaga bersama-sama biar umur bumi ini makin panjang dan masih tetap bisa dinikmati anak cucu kita nantinya.

Udah ah segitu dulu postingan gue kali ini. Jangan lupa follow instagram gue dengan nama akun @indrathrw bisa langsung klik aja username-nya.



Jangan lupa share postingannya ke temen-temen yang lain, ya. Jangan lupa juga like fanspage dan follow blog ini dengan cara klik like dan follow yang ada di sidebar. Biar bisa langsung tau kalo ada postingan terbaru dari blog ini. Setiap ada postingan baru bakal gue share juga ke fanspage di facebook. Kalian juga bisa berlangganan postingan blog gue ini via email di form paling bawah sebelah kanan. Thanks udah mampir dan jangan bosen mampir lagi ke mari :D

Monday, September 14, 2015

Ujang, Kokom dan Tips Blanja Aman

Monday, September 14, 2015 2
Ujang, Kokom dan Tips Blanja Aman
Once upon a time hiduplah seorang pria bujang bernama Ujang. Dia adalah anak tunggal dari tiga bersaudara. Si Ujang ini ingin mengejar impiannya yaitu pengin punya istri di perkotaan,  biar seperti cerita-cerita yang ada di ftv, katanya. Maka dari itu, si Ujang sudah berniat untuk merantau ke kota untuk mengejar impiannya itu.

Singkat cerita, si Ujang ini pergi ke Kota Metropolitan, Jakarta, dengan pembekalan yang serba dadakan dan seadanya. Sampai suatu saat, dia pengin membeli sesuatu yang dibutuhin, tapi nggak tau harus beli ke mana dan di mana, karena dia masih buta wilayah Jakarta. Temen kontrakannya, Kokom, menyarankan si Ujang untuk belanja online aja di internet biar lebih praktis. Dengan polosnya si Ujang mengiyakan saran si Kokom.


Seketika setelah si Kokom nyaranin kayak gitu, si Ujang buru-buru pergi ke Warnet untuk nyari Toko Online yang murah untuk membeli barang yang lagi dicarinya. Sudah hampir sejam si Ujang browsing barang-barang yang lagi dicarinya di google, tak lama kemudian si Ujang menemukan toko online yang pas dengan harga yang murah. Tanpa berpikir panjang, si Ujang langsung melakukan transaksinya untuk membeli barang tersebut di Toko Online yang ditemukannya itu.

Besoknya si Ujang cerita sama si Kokom kalo dia udah nemu Toko Online yang menjual barang yang lagi dicarinya di internet.

Kokom: "Eh gimana, udah nemu barangnya?"
Ujang: "Udah dong. Gue dapet harga murah banget."
Kokom: "Wah? Beli di mana?"
Ujang: "Gatau lupa nama Toko Online nya apa. Yang jelas dia bilang nanti akan dikirim barangnya."
Kokom: "Oh udah transfer uangnya?"
Ujang: "Udah kemaren, langsung."
Kokom: "Terus kapan nyampe barangnya?"
Ujang: "Katanya sih tiga harian."
Kokom: "Oh yaudah, tunggu aja."

Seminggu berlalu, barang yang dipesan si Ujang tak kunjung datang. Si Ujang mulai cemas karena takut barangnya nggak dikirim. Kecemasannya bertambah ketika si Ujang tau kalo nomer hape si penjual nggak bisa dihubungi. Dari situ, Si Ujang baru sadar kalo dia merasa tertipu.

Nah, belajar dari pengalam cerita si Ujang di atas, Kita memang jangan terlalu menyimpan kepercayaan sama Toko Online yang masih belum jelas asal-usulnya sama reputasinya. Belum lagi sekarang-sekarang ini Toko Online itu sudah sangat banyak, mulai dari Toko Online perorangan sampai ke perusahaan gedean. Jadi harus lebih selektif.

Ngomongin tentang belanja online yang aman, gue jadi inget situs blanja.com. Kenapa aman? Karena di blanja.com ini mempunyai aturan yang ketat untuk menjadi seller di situsnya. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi si pembeli. Oke, sebelum membahasnya, gue mau nyoba jelasin dulu apa itu blanja.com.


Blanja.com merupakan situs marketplace yang dibuat dari hasil kolaborasi antara eBay dan Telkom Indonesia. Seperti yang pernah diceritakan oleh salah satu situs media startup Indonesia, blanja.com ini adalah eBay yang sedang nyamar di Indonesia. Walah-walah, ini bukan main-main. Coba aja perhatiin di bawah logo situs blanja.com terdapat logo eBay yang notabene sebagai situs marketplace kelas dunia, ditambah lagi dengan Telkom Indonesia yang juga merupakan pelopor telekomunikasi di Indonesia. Sedap.

Dari segi tempilan, situs blanja.com udah eye-catchy banget, jadi enak dan nyaman dipandang. Selain itu, navigasi dan semua yang ditampilkan di halaman depan memudahkan kita sebagai calon pembeli menemukan barang yang lagi dicari.

Usut punya usut, yang diperbolehkan membuka lapak di blanja.com ini hanyalah toko online yang sudah memiliki izin usaha dari pemerintah Indonesia saja. Selain itu ada beberapa peraturan lainnya yang harus dipenuhi oleh penjual yang akan membuka lapak di blanja.com. Hal ini ditujukan supaya nggak ada lagi istilah tipu-menipu. Jadi buat kalian yang baru mulai mencoba belanja secara online, nggak bakalan ada rasa ragu lagi. Gitu.

Untuk mulai berbelanja, kita diharuskan untuk mendaftar menjadi membernya terlebih dahulu yaitu buat akun blanja.com atau bisa langsung daftar dengan menggunakan akun facebook kalian. Oh iya, kalo pake akun facebook, kalian nggak perlu repot lagi ngisi data karena sudah disesuaikan dengan data facebook kalian.

Untuk metode pembayaran di blanja.com, selain menggunakan metode pembayaran melalui bank seperti biasanya, blanja.com juga support metode pembayaran COD (Cash on Delviery), jadi kita bisa bayar langsung ketika kita udah dapet barangnya. Makin aman aja nih.

Nah, kira-kira seperti itulah blanja.com. Jadi gimana masih ragu belanja di blanja.com? Udah ada barang yang pengin dibeli di blanja.com belum? Kalo belum, buruan kunjungi webnya.. Hehehe.

Btw, kalian pernah belanja online juga nggak sih? Gimana kesannya pas pertama kali nyobain belanja online? Deg-degan karena takut ditipu apa gimana? Share di kolom komentar ya, guys..

Jangan lupa share postingannya ke temen-temen yang lain, ya. Jangan lupa juga like fanspage dan follow blog ini dengan cara klik like dan follow yang ada di sidebar. Biar bisa langsung tau kalo ada postingan terbaru dari blog ini. Setiap ada postingan baru bakal gue share juga ke fanspage di facebook. Kalian juga bisa berlangganan postingan blog gue ini via email di form paling bawah sebelah kanan. Thanks udah mampir dan jangan bosen mampir lagi ke mari :D