March 2016 - Indra Permana

Monday, March 21, 2016

Blogger Keren Terlatih Untuk Disiplin, Kritis dan Bertanggung Jawab

Monday, March 21, 2016 22
Blogger Keren Terlatih Untuk Disiplin, Kritis dan Bertanggung Jawab

Menurut gue, ngeblog itu banyak sekali manfaatnya. Selain bisa melatih diri untuk lebih mengeksplor skill menulis, ngeblog juga bisa melatih diri untuk lebih peka terhadap situasi sekitar. Misalnya nih ya, di twitter lagi pada rame ngebicarain tentang LGBT, nah kita sebagai blogger harusnya bisa lebih peka dengan hal-hal yang lagi happening itu untuk diangkat menjadi sebuah tulisan di blog kita. Entah itu mau diolah menjadi sebuah artikel, opini, puisi atau bahkan karya lain yang lebih ke visual. Btw, ini bisa jadi tips buat yang sering ngerasa stuck sama ide untuk menulis di blog. Kayak gue. Hehe.

Selain dua faktor tersebut, ngeblog itu bisa juga melatih diri kita untuk senantiasa disiplin dan bertanggung jawab. Nggak percaya? Oke mari kita coba bahas bareng-bareng.

Disiplin

Dengan menulis di blog, disiplin sepertinya diperlukan, terutama disiplin terhadap waktu. Time management skill kita ini memang diperlukan. Karena menurut gue, nulis di blog itu nggak asal mijit-mijit huruf-huruf, spasi dan enter doang di keyboard.

Terutama untuk blog yang sering membahas tentang isu-isu sosial atau kehidupan sekitar ini sangat diperlukan waktu untuk research atau sekedar berdiskusi dengan orang lain yang mempunyai kapasitas di bidangnya. Belum lagi untuk blog yang kontennya tentang cerpen, so many time needed.

Poin pertama ini menunjukan bahwa seorang blogger emang terlatih untuk disiplin membagi-bagi waktunya. Terutama bagi blogger yang mempunya jadwal dan kegiatan yang padat, tapi masih bisa konsisten menulis di blog.

Kritis

Banyak sekali yang harus dipersiapkan untuk mengangkat sebuah isu sekitar kita ke ranah maya. termasuk mencari informasi yang akurat dan shahih kebenarannya. Kita dianjurkan untuk lebih kritis mencari tau informasi yang benar atas isu tersebut. Sebagai blogger yang baik, kita nggak boleh menyebarkan informasi yang masih simpang siur, apalagi yang nggak bener. Nah, buat blogger yang sering posting tentang isu-isu hangat ini nggak ngerasa kan kalo kalian jadi terlatih lebih kritis.

Setelah mendapatkan banyak informasi yang akurat, tajam dan terpercaya. Halah, kayak tagline berita di tv aja. Eh tapi beneran, kalo udah dapet informasi yang bener, tugas kita tinggal bertanggung jawab dengan apa yang udah ditulis dan dipublikasikan. Mari lompat ke poin tiga.

Bertanggung Jawab

Selain disiplin dan kritis, menulis di blog juga membuat kita terlatih untuk tanggung jawab. Bedanya, tanggung jawab seorang blogger itu bertanggung jawab atas tulisan yang udah dipublikasi. Buat blogger yang isi blognya curhatan mah masih keitung aman dari tanggung jawab, curhatan kan bukan informasi yang harus diketahui oleh banyak orang dan diketahui otoritas kebenarannya, biarkanlah dia yang curhat dan Tuhan yang tau benar atau nggaknya sebuah curhatan. Lah, kenapa malah jadi bahas curhatan.

Jadi, setelah kita menulis berbagai data dan informasi di sebuah postingan di blog, kemudian mempublikasikannya, tugas kita tinggal bertanggung jawab atas tulisan kita yang udah dipublish tadi. Nah, dengan demikian, secara perlahan kita jadi terlatih untuk bertanggung jawab.

Coba, apakah kalian udah ngerasa terlatih dengan tiga poin di atas?

Jangan lupa share postingannya ke temen-temen yang lain, ya. Jangan lupa juga like fanspage dan follow blog ini dengan cara klik like dan follow yang ada di bawah. Biar bisa langsung tau kalo ada postingan terbaru dari blog ini. Setiap ada postingan baru bakal gue share juga ke fanspage di facebook. Kalian juga bisa berlangganan postingan blog gue ini via email di form paling bawah. Thanks udah mampir dan jangan bosen mampir lagi ke mari :D

Sunday, March 13, 2016

Antara Instagram dan FujiFilm

Sunday, March 13, 2016 12
Antara Instagram dan FujiFilm

Motret dan maen instagram sekarang sudah menjadi salah satu bagian di hidup gue. Jadi siklus rutinitas gue sekarang nggak hanya inget mantan, galau, makan sama boker aja. Hidup gue jadi sedikit lebih berwarna dengan adanya hobi motret sama maen instagram.

Tapi selama gue punya hobi motret dan maen instagram, gue belum punya kamera yang lebih menunjang untuk hobi motret gue. Bukannya nggak mau, tapi karena masih bingung mau pake kamera jenis apa dulu yang sesuai untuk kebutuhan gue nantinya. Apakah gue butuhnya DSLR, Mirrorless atau cuma sekedar Prosumer.

Selama ini gue cuma bisa memaksimalkan kamera yang ada di smartphone gue. Jadi hasilnya harap dimaklumi karena nggak bakal bisa sebagus hasil kamera yang bener-bener kamera. Nah, berawal dari sana gue jadi pengin upgrade aja jadi pengin nyobain motret menggunakan kamera yang bener. Biar hasilnya lebih keren dan lebih pede diupload ke Instagram.

Dengan niat dan tekad yang kuat, gue mencoba nabung untuk membeli kamera beneran. Kamera yang bener-bener punya kualitas yang oke banget. Gue nggak terlalu memasalahkan harganya, yang penting murah. Kalian tau sendiri, sekarang harga kamera yang kualitasnya bagus itu harganya berapa. Buat beli kamera itu kayaknya gue harus puasa segalam hal. Puasa jajan, puasa kuota, puasa isi ulang, puasa elektrik. Eh, itu pulsa ya.

Setelah melakukan berbagai survey di instagram, dengan mengunjungi setiap feed-feed orang yang ada di following gue, merek Fujifilm muncul ke permukaan. Banyak following di instagram gue yang pada pake kamera mirrorless dari Fujifilm. Wah, keren-keren hasilnya.

Kenapa mereka memilih Fujifilm sebagai pacar mereka untuk bermain instagram. Kenapa nggak dari merek Pepsopdent atau Swallow. Dengan banyaknya orang yang menggunakan kamera Fujifilm di timeline instagram gue, sudah pasti postingan instagram gue dikelilingi team #Terfujilah (sebutan orang-orang yang make kamera merek Fujifilm). Entah karena emang hasilnya keren atau gimana, yang jelas sekarang gue juga jadi ngidam pengin punya kamera fujifilm karena sudah terbukti hasilnya keren-keren.

Kalo kalian pada maen instagram juga nggak? Lebih sering pake kamera beneran atau kamera ponsel aja nih buat ngisi konten di akun instagramnya? Share di komentar, ya.. Oh iya, buat yang nggak tau di bagian bawah blog gue ada enam foto yang berbaris kayak mau upacara, itu adalah feed foto instagram gue. Kalo suka, boleh follow di http://instagram.com/indrathrw Monggo!

Jangan lupa share akun instagram kalian juga di komentar, nanti gue follow kalo feednya asik-asik. Oke guys, see you on the next post! :D

Jangan lupa share postingannya ke temen-temen yang lain, ya. Jangan lupa juga like fanspage dan follow blog ini dengan cara klik like dan follow yang ada di sidebar. Biar bisa langsung tau kalo ada postingan terbaru dari blog ini. Setiap ada postingan baru bakal gue share juga ke fanspage di facebook. Kalian juga bisa berlangganan postingan blog gue ini via email di form paling bawah sebelah kanan. Thanks udah mampir dan jangan bosen mampir lagi ke mari :D

Saturday, March 5, 2016

Snapchat: Si Kuning Yang Happening

Saturday, March 05, 2016 18
Snapchat: Si Kuning Yang Happening
Beberapa bulan ini gue lagi keranjingan banget maenin sesuatu yang kuning. Selain karena lagi happening banget, si Kuning ini cara maennya juga gampang. Oke, untuk menyambutnya mari kita beri sambutan yang meriah. Ya, ladies and gentelmen.. Please welcome, Snapchat!


Sekedar informasi aja, Gue udah empat ratus juta tiga ratus delapan puluh satu ribu kali uninstall - download si Snapchat ini. Karena awal-awal gue emang nggak ngerti sama sekali cara maennya kayak gimana, padahal kan waktu itu gue bisa buka YouTube dan buka tutorialnya, tapi karena males duluan, jadi langsung uninstall aja. Sampai pada suatu saat, gue mendapat inayah untuk mengunduh kembali si Snapchat ini, dan pake aja semaunya. Ngotak-ngatik ini itu. Akhirnya, gue pun terjebak keseruan untuk memainkannya. Halah.

Social media yang bisa diunduh di smartphone beroperasi sistem Android dan iOS yang satu ini menurut gue adalah social media paling unik, karena memiliki fitur yang berbeda dengan social media lainnya. Walaupun sebenernya konsep dasar dari social media ini sama, yaitu berbagi foto dan video, kayak aplikasi pendahulunya, Instagram. 

Berbeda dengan Instagram, si Snapchat ini punya cara lain untuk berbagi foto atau video dengan user lainnya. Salah satunya, kita sebagai user bisa menentukan lama dan kepada siapa foto atau video yang akan dibagikan. It's cool. Jadi bisa lebih personal berbagi foto sama videonya. Selain itu, privasi penggunanya juga jadi lebih terjaga dengan fitur tersebut karena selain bisa memilih kepada siapa foto atau video itu dituju, foto dan video yang dikirim akan hilang setelah penerima melihatnya. Udah kayak kirim pesan ke agen mata-mata aja. Keren.

Sama dengan aplikasi berbagi foto dan video yang lainnya, si Snapchat ini juga punya filter yang bisa digunakan. Selain filter, foto dan video yang dibagikan juga bisa ditambahin teks, emoticon dan trademark di tiap kota, itupun kalo si pengguna mengaktifkan fitur travel mode yang ada di menu setting, jadi kalo kalian lagi ada di Jakarta, terus bikin video atau foto menggunakan snapchat, nanti bakal muncul trademark Jakarta yaitu Monas di foto atau video kalian. Keren.

Tapi, sayangnya ada beberapa fitur yang hanya bisa digunakan pada smartphone tertentu. Kayak fitur Face Effects atau Snapchat Lenses kayak gini:


Gue, make iPhone 4s dan fitur itu nggak bisa gue dapet dari smartphone gue, mungkin karena harus ada sensor-sensor tertentu yang membuat fitur itu bisa digunakan. Beda lagi sama temen gue yang udah pake iPhone 5, doi udah bisa make fitur ini. Sangat disayangkan sekali sih menurut gue. Mudah-mudahan smartphone tua-tua kayak punya gue bisa ngerasain juga nanti. Kita tunggu aja update-an apa yang bakalan Snapchat kasih.

Nah, berhubung sekarang udah banyak orang yang mulai nge-vlog di YouTube, Snapchat ini menurut gue bisa jadi bahan latihan untuk ngevlog juga karena konsep dasarnya sama. Yaa minimal jadi terbiasa ngobrol di depan kamera dan mendokumentasikan berbagai kegiatan yang lagi dilakuin dengan Snapchat ini. Pastinya Snapchat ini lebih simple dari YouTube ya, guys.

Oke, jadi kalian udah pada pake aplikasi ini belum? Kalo udah, monggo share username Snapchat kalian di kolom komentar ya. Sekian postingan gue kali ini tentang Snapchat: Si Kuning Yang Happening. See you, cuy!

Jangan lupa share postingannya ke temen-temen yang lain, ya. Jangan lupa juga like fanspage dan follow blog ini dengan cara klik like dan follow yang ada di bawah. Biar bisa langsung tau kalo ada postingan terbaru dari blog ini. Setiap ada postingan baru bakal gue share juga ke fanspage di facebook. Kalian juga bisa berlangganan postingan blog gue ini via email di form paling bawah. Thanks udah mampir dan jangan bosen mampir lagi ke mari :D