September 2017 - Indra Permana

Sabtu, 30 September 2017

Spot Diving di NTT dan Beberapa Pilihan Wisata Lainnya

Sabtu, September 30, 2017 2
Spot Diving di NTT dan Beberapa Pilihan Wisata Lainnya
Buat kalian yang suka diving, pasti nggak asing lagi dengan Pulau Alor. Sebuah pulau yang terletak di Nusa Tenggara Timur ini memiliki 42 situs selam yang terdaftar. Gila kan, banyak bener spot yang bisa dipilih untuk memuaskan pengalaman diving kalian. Tapi nggak cuma keindahan alam bawah lautnya aja yang memikat hati, destinasi wisata lainnya juga nggak kalah indah buat dikunjungi. Jadi buat kalian yang nggak suka diving, there is no reason buat nggak berkunjung ke Pulau Alor. Apalagi alesannya cuma karena jauh. 

Pantai Lola di Kabupaten Alor | sumber: nttupdate.com

Sekarang udah banyak maskapai penerbangan yang menawarkan jasa penerbangan ke sana, kayak pesawat Nam Air yang bisa jadi pilihan buat menuju ke sana. Jadi nunggu apa lagi cuy? Oh iya, biar nggak terlalu merasa boring, ada beberapa destinasi wisata pilihan lain yang membuktikan kalo Pulau Alor nggak hanya surga buat kalian yang suka diving doang. So here you go!

Desa Takpala

sumber: nttprov.go.id
Lokasi desa wisata Takpala terletak di Desa Lembur Barat, Kecamatan Alor Tengah Utara. Keseruan yang bisa kalian dapatkan di desa adat ini ada banyak loh. Kayak melihat tarian lego-lego yang dibawakan oleh masyarakat adat setempat, atau menginap di rumah tradisional khas Suku Abui.

sumber: nttprov.go.id

sumber: nttprov.go.id
Pasti bakalan jadi pengalaman yang luar biasa karena bisa merasakan hidup berbaur bersama masyarakat adat dengan kearifan lokal setempat. Karena berlibur bukan hanya tentang melihat pesona keindahan alamnya aja, Tapi mengenal suku adat setempat juga bisa membuat liburan kalian terasa lebih lengkap. Mantap.

Air Panas Tuti Adagae

sumber:alordaily.com
Berlokasi di Desa Tuti Adagae, Alor Timur Laut, tempat wisata yang satu ini kalo dilihat dari segi penampilannya emang nggak terlalu istimewa. Yang membuat Air Panas Tuti Adagae selalu rame dikunjungi wisatawan adalah karena pemandangan alamnya yang menakjubkan.

Awalnya, pancuran Air Panas Tuti Adagae memiliki tinggi puluhan meter, Tapi karena gempa bumi yang terjadi pada tahun 2004, pancurannya kini hanya memiliki tinggi sekitar 20 sentimeter. Tapi tenang aja, tempat wisata ini nggak akan membuat kalian merasa rugi berjalan jauh kok. Karena pemandangan yang terhampar indah selama perjalanan dan juga hangat airnya, bisa membayar tenaga kalian.

Museum 1000 Moko

Tempat wisata di Alor yang satu ini cocok buat kalian yang suka sejarah. Museum 1000 Moko terletak di Kota Kalabahi, tepatnya di Jalan Diponegoro. Di Museum 1000 Moko ini, terdapat foto-foto para raja masyarakat adat setempat, ada pula senjata tradisional, pakaian adat, dan yang pasti deretan Moko yang sangat rapi.

Moko ukuran sedang | sumber: opiumgewichte.com
Moko apaan sih? Moko adalah alat musik tetabuhan khas Alor yang terbuat dari perunggu. Fungsi Moko di Alor ini biasanya digunakan sebagai mas kawin atau alat untuk membayar denda.

Al Quran Tua

Al Quran tertua di Asia Tenggara | Sumber: ntt2.kemenag.go.id
Selain menyimpan sejarah kebudayaan masyarakat setempat, Pulau Alor juga menyimpan salah satu bukti sejarah penyebaran Islam di Nusantara. Itu terbukti dengan masih adanya Al Quran yang diyakini berusia sekitar 500 tahun yang lalu. Seperti Al Quran pada umumnya, kitab suci Agama Islam ini memuat 30 juz dan 114 surat. Uniknya adalah, Al Quran ini dibuat dari kulit kayu yang bertahan hingga sekarang.

Ragam Pantai

Kurang lengkap kalo berkunjung ke Pulau Alor tanpa menikmati keindahan pantainya. Kalo tadi udah disinggung tentang spot indah buat diving, sekarang giliran pantainya yang nggak kalah indah juga. Kalian bisa mengunjungi berbagai pantai yag menawarkan keistimewaannya masing-masing, beberapa diantaranya ada Pantai Lola di Alor Barat Daya, Pantai Welolo di Alor Timur, atau Pantai Maimol di Kalabahi. Kalo ada, gue mau coba naikin banana boat lagi disini, kayaknya bakal seru banget euy.

Pantai Maimol, Alor, Nusa Tenggara Timur NTT | sumber: nttprov.go.id
That it’s all beberapa rekomendasi tempat wisata di Pulau Alor yang bisa kalian nikmati dengan naik pesawat Nam Air menuju ke sana. Yuk, tunggu apa lagi? Tandai kalender kalian, segera dapatkan tiket pesawat Nam Air untuk perjalanan yang mengesankan.

Gimana, udah mulai tertarik untuk segera meluncur ke TKP nggak nih cuy? Kuy ah!

Rabu, 27 September 2017

LevelUp Video Bena: Tamparan dan Catatan

Rabu, September 27, 2017 5
LevelUp Video Bena: Tamparan dan Catatan
Udah mulai menjadi rutinitas setiap hari setelah 'selesai' bekerja, gue selalu menyempatkan diri untuk nonton video YouTube. Entah itu nonton video review gadget nonton film pendek atau nonton video musik, random banget pokoknya. Tapi, malam tadi gue nonton videonya Bena di playlist terbarunya LevelUp.


Sebelumnya gue udah nonton video pertamanya yang berjudul Stop Hate Comments dan tadi gue nonton 4 video lainnya. Sangat menginspirasi dan memotivasi gue yang emang sedang membutuhkan, gue yakin bukan cuma gue yang merasakan hal yang sama.

Siapa yang nggak tau +Benazio Putra atau yang banyak dikenal orang di internet sebagai @benakribo ini? Gue yakin udah banyak orang yang kenal doi terutama para blogger yang udah mulai nulis dari 2009, karena gue sendiri tau Bena itu dari blog.

Balik lagi ke video LevelUp Bena. Dari semua video yang gue tonton, banyak sekali ilmu yang bisa gue ambil. Mulai dari ceritanya Bena yang sangat inspiratif sampai ke obrolan doi dengan Aulion dan kakak iparnya, Astra. 

Banyak sekali pelajaran dan ilmu yang bisa gue dapet dari videonya terutama tentang semangat mengejar mimpi, konsitensi, dunia kerja, dunia digital dan banyak lagi. Ada beberapa kata-kata Bena yang gue garis bawahi dan akan gue jadikan sebagai motivasi untuk diri gue sendiri yaitu, just freakin' start, time is precious, jangan males karena ada banyak orang yang rajin di luaran sana, nikmati proses, konsistensi, inovasi dan beberapa hal positif lainnya.

Bagi sebagian orang mungkin itu cuma motivasi-motivasi biasa aja dan bisa dikeluarin dari siapa aja, buat gue sih nggak. Kalo semua kata-kata manis motivational itu benar-benar keluar dari orang yang udah merasakan impact positifnya, akan ada energi lebih yang membuat orang yang mendengarnya percaya dengan kata-kata yang dikeluarkannya.

Sepanjang gue menonton videonya, gue merasa ditampar sekali, karena gue ini termasuk orang yang Bena bilang terlalu banyak ini-itu blablabla segala macem daripada mulai dan gerak. Terlalu banyak menye-menye dan menikmati hasil karya dan usaha orang yang udah start duluan. Tapi untungnya gue merasa dipacu lagi semangatnya, merasa harus mulai gerak, mulai menghargai waktu, rajin dan mulai menikmati prosesnya.

To be honest, niat awal gue nulis postingan ini purely untuk catatan gue pribadi supaya bisa lebih passionate lagi menjalankan apa yang bener-bener udah gue mulai. Bukan untuk menggurui karena gue masih harus banyak belajar lagi tentang banyak hal. Selain itu, gue sangat respect dengan video yang inspiratif, motivatif dan edukatif.

Yang belum nonton, ayo tonton dulu.. Jangan lupa subscribe dan share juga


At last but not least, Thanks Ben, sharingnya.

Jumat, 01 September 2017

Idul Adha Nelangsa dan Tipe-tipe Orang Mengolah Daging Qurban

Jumat, September 01, 2017 19
Idul Adha Nelangsa dan Tipe-tipe Orang Mengolah Daging Qurban
Ini kali pertama gue merayakan hari raya idul adha di pertantauan. Gue udah hampir dua tahun di sini, tapi tahun ini nggak bisa pulang ke kampung halaman dan merayakan hari raya di rumah sana. Alasannya karena gue udah ngambil cuti dua minggu lalu, belum lagi masih ada kerjaan yang harus gue beresin. Hatchih. Eh, itu bersin ya.


Tahun kemarin gue bisa balik dan bisa nyate di rumah, makan bareng, rebutan sate sama keluarga. Sadly tahun ini nggak, gue kayaknya nyate di perantauan, dimana gue berada di lingkungan yang baru seumur jengkol ini. Gue nggak tau nih besok mesti ngapain di sini kalo nggak kebagian daging qurban, tapi kalo kebagian pun tetep aja bingung. 

Gue di kontrakan ini bener-bener cuma buat istirahat, tidur dan mandi. Ruangan yang harusnya digunakan untuk dapur pun nggak dijadikan seperti qodratnya. Alat masak yang biasa dipake setiap hari aja nggak ada, apalagi alat nyate yang cuma setahun sekali doang dipakenya.

Satu-satunya cara supaya gue bisa ikutan nyate, ya beli sate. Hehehe, i mean satu-satunya cara yaitu ikut nimbrung sama tetangga. Seperti yang udah disebutkan, gue ngontrak itu bener-bener cuma buat istirahat, tidur dan mandi. Jarang bisa berbaur sama tetangga, paling banter juga ibu warung, itu pun nggak setiap hari.


Sampe detik ini, sampe tulisan ini diketik pukul satu pagi, belum ada orang sini yang ngasih gue kupon buat pengambilan daging qurban. Nggak tau juga kalo besok abis pemotongan apa gimana. Nggak terlalu ngarepin juga karena nggak bisa ngolahnya.

Ngomongin soal daging-dagingan. Tiap orang pasti punya selera dan caranya masing-masing mengolah daging qurban kan pastinya. Nah, otak gue mau coba mengkategorikannya. Judulnya kurang lebih jadi gini; Tipe-tipe Orang Mengolah Daging Qurban. Oke, here you go!

1. Tipe Yang Penting Mateng

Poin pertama ini dikerubungi oleh orang-orang yang nggak mau ribet dan nggak mau bingung, yang penting kenyang dan bisa makan enak bareng-bareng keluarga. Entah itu daging qurbannya mau diolah jadi sate, jadi gepuk, jadi sate gepuk dikuahin, bebas, yang penting mateng dan kenyang. Gapapalah gurih-gurih micin dikit mah.

2. Tipe Mainstream

Yang ini udah pasti jadi mayoritas orang mengolah daging qurbannya menjadi seonggok daging potong yang ditusuk. Barack Obama menyebutnya SATTEEE~ dan makanan ini menjadi salah satu makanan favorit doi sih emang. Gue bisa menyimpulkan akan ada lebih dari 50% orang mengolah dagingnya menjadi sate. 

Sate Kambing

Selain karena mengolahnya gampang banget, sate juga udah jadi tradisi sih kayaknya. Tapi, walaupun bentukannya sama, gue yakin rasanya pasti beda. Ada yang pake bumbu kacang kayak biasa, ada yang pake kecap doang dan gue yakin nanti akan ada yang dibikin kayak sate taichan. Alay, ah!

Tips: Yang pake susuk, makan satenya jangan langsung dari tusukannya, nanti susuknya hilang. Wkwkw.

3. Tipe Kebarat-baratan

Mereka yang makan olahan daging sapi atau kambing seminggu sekali mah kayaknya udah mulai bosen kalo daging qurban diolah biasa-biasa aja. Paguyuban manusia tipe ke-tiga ini pasti memilih untuk mencoba resep luar negeri. Entah itu dibikin jadi steak, dicincang dijadikan kornet atau dibikin ala-ala barbeque di halaman belakang. Beuh, bule banget ya.


Buat orang-orang kelas menengah atas atau kelas menengah ngehe yang pengin nyobain sesuatu yang baru supaya lebih enak dilihat kalo difoto dan dijadikan konten untuk insta story atau feed di instagram kalian, boleh banget lah mengolah daging qurban dengan cara nomor tiga ini. Kalo barbeque-an di halaman belakang sih udah pasti asoy banget ya coy, tapi kalo nggak punya halaman belakang, di atap tempat jemuran juga yang jadi.

4. Tipe Visioner

Yang terakhir ini biasanya lahir dari ibu-ibu yang punya naluri hemat dan visioner. Jadi kalo ada sisa daging yang udah mulai bingung mau diapain, biasanya suka dibikin olahan daging yang bisa bertahan lama dari olahan biasanya. Kalo mamah di rumah suka dibikin gepuk, karena bisa awet hampir seminggu. Bentuknya kurang lebih kayak gini

Image by: reseponline.info
Ada juga yang dibikin rendang, abon dan olahan kering lainnya. Tiap daerah biasanya beda-beda nih. Nah, kalo di rumah kalian setiap masuk hari raya idul adha, daging qurbannya diolah macam tipe mana nih?

Selamat merayakan hari idul adha atau idul qurban teman-teman, selamat makan enak bersama keluarga. VIVA LA NYATEEE~ 

Jangan lupa share postingannya ke temen-temen yang lain, ya. Jangan lupa juga like fanspage dan follow blog ini dengan cara klik like dan follow. Setiap ada postingan baru bakal gue share ke fanspage di facebook. Kalian juga bisa berlangganan/subscribe postingan blog gue ini via email. Thanks udah mampir dan jangan bosen mampir lagi ke mari :D